Tok..tok..tok..kerang..kerang.. (dengan nada khas seorang penjual kerang rebus), begitu ia menjajakkan dagangannya sembari memukul gerobak yang didorongnya.
Aku yang saat itu tengah di dalam angkot sepulang dari mengajar, sejenak memperhatikannya. Ia sudah cukup tua, terlihat dagangannya sudah tinggal sedikit. Syukurlah. Ucapku dalam hati. Karena saat itu hari sudah mulai malam, dan tidak terbayangkan jika dagangannya masih banyak.
Aku kembali melihat jalanan didepan. Memperhatikan mobil-mobil yang saling adu klakson, heran sebenarnya. Toh mereka tau saat itu tengah lampu merah, mbok yo jangan klakson-klakson terus. Nanti kalau lampu sudah hijau juga pasti yang depan jalan. Gerutuku dalam hati. Tapi ya beginilah Jakarta.
Saat angkot yang kunaiki tengah berhenti didepan salah satu masjid di Jatipadang, tiba-tiba kulihat si abang kerang tadi. Ia memarkir gerobaknya didepan gerbang masjid (ditepi jalan, ga masuk area masjid). Mungkin ia sengaja menunggu pelanggan dari para jamaah shalat magrib, pikirku.
Namun ternyata aku salah. Beberapa saat kemudian terdengar iqomah dari masjid, dan sejurus kemudian kulihat si abang kerang itu meninggalkan gerobaknya dan segera menuju tempat wudhu di masjid itu.
Malu sekali. Astaghfirullahaladzim. Dia saja yang dalam keadaan seperti itu seketika menjawab panggilan-NYA, tapi kita, aku khususnya sering kali dengan gampang mengucap “ah, nanti dulu, nanggung satu lembar lagi..”, atau saat lagi asik nonton, “bentar lagi, nanggung, 5 menit lagi abis..”.
Padahal jika dipikir lagi, kata-kata seperti itulah yang sering kali menjadi bumerang bagi kita. Emang dalam 5 menit itu Allah masih kasih kita kesempatan? bisa jadi pas 3 menit menuju 5 menit yang kita tunda Allah cabut nyawa kita. Innalillah.
Ya. Kembali ke abang kerang tadi. Banyak kejadian kecil disekitar kita yang sebenarnya itu menyimpan banyak pelajaran berharga. Seseorang mulia tidak diukur dari harta yang ia punya, tidak pula dari indah parasnya, namun iman dan taqwalah yang jadi pengukurnya.
Selamat belajar untuk yang besok mau ujian. Jangan lupa shalat, makan, dan istirahat secukupnya. Semoga ilmu yang kita dapat menjadi berkah.
Oh iya, hari ini adikku genap berusia 2 tahun. Walaupun lahir pas hari natal, tapi islam loh yah. He. Semoga semakin pintar, lincah dan jadi anak sholehah. Amin.
