fiqh

Friday, December 13, 2013

Ibnu Umar, Pecinta Rasul


Siapa yang tak kenal Ibnu Umar. Beliau adalah Abdullah bin Umar, anak dari amirul mukminin, Umar bin Khattab. Namun lebih dikenal dengan nama Ibnu Umar. Karena pada waktu itu ada banyak nama Abdullah, seperti Abdullah bin Abbas, Abdulah bin Mas'ud, dll.

Beliau adalah perawi hadits dan juga sahabat yang dikenal sangat sering bermulazamah dengan Rasulullah.
Tak ada sahabat Rasul yang tidak cinta kepada Rasul. Mereka menunjukkan kecintaannya dengan menjalankan sunnah-sunnahnya. Begitu pun Ibnu Umar. Bahkan saking cintanya, pada Rasul, dia tidak hanya mengikuti perintah dan sunnah-sunnahnya, tapi juga sampai hal terkecil yang bahkan sahabat lain tidak melakukannya.

Pernah suatu hari Ibnu Umar melihat Rasulullah berjalan di suatu tempat, dan ketika melewati sebuah pohon, Rasul berjalan memutari pohon tersebut. Besoknya pun begitu.

Dan ketika Rasulullah telah wafat, suatu hari Ibnu Umar berjalan dengan sahabat yang lain, dan melewati tempat dimana dulu Rasul selalu memutari pohon disitu. ketika itu, pohon itu telah ditebang dan sudah tak ada bekasnya. Namun beliau masih sangat ingat tempatnya.

Ibnu Umar tiba-tiba berjalan memutari tempat dimana pohon itu dulu tumbuh.
Para sahabat bertanya,"wahai ibnu umar, apa yang kau lakukan..?".
"dulu disini ada sebuah pohon, dan tiap Rasul lewat ditempat ini, beliau berjalan memutari pohon itu", jawab Ibnu Umar.

bayangkan, saking cintanya kepada Rasul bahkan hal-hal yang sekecil itu  pun diikuti. Padahal itu kan bukan sunnah. Namun Ibnu Umar pun mengikutinya, sebagai bentuk cintanya pada Rasul.

والآن، أين نحن منهم؟

sudahkah kita mengikuti sunnah-sunnahnya?
bahkan, hal-hal yang wajib pun sering kita tinggalkan. Pantaskah kita disebut Umat yang mencintainya?
wallahu a'lam bishshawab.. ^_^

No comments:

Post a Comment